Konsumsi Rumah Tangga Diklaim Membaik

204 views

MAKASSAR,POTRETRAKYAT.COM-Badan Pusat Statistik telah mengeluarkan rilis kondisi perekonomian Indonesia, pada kuartal II-2017 yakni sebesar 5,01%. Sementara, untuk konsumsi, data BPS dinilai belum menunjukkan terjadinya penguatan daya beli masyarakat. Konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh tipis dari 4,94% menjadi 4,95%.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani kepada sejumlah media mengatakan, tumbuh tipisnya konsumsi rumah tangga karena daya beli masyarakat kelas bawah semakin berkurang. Sementara, masyarakat kelas menengah ke atas cenderung lebih menahan konsumsi dan memilih menabung.

“Kelas menengah bawah itu enggak punya daya beli, sudah kering, jadi begini sebetulnya yang kelas menengah atas tentunya tidak masalah dengan daya beli, mereka karena masalah punya kepercayaan situasi seperti apa, itu yang membuat menjadi menahan belanja,” kata Hariyadi Sukamdani.

Khusus di Sulsel, Wakil Ketua Asosiasiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Sulselbartengtra, Imelda Christiana menilai, pernyataan Ketua Apindo tidak berlaku secara nasional. “Daya beli masyarakat saat ini lumayan bagus. Karena, untuk segmen menengah ke bawah masih sering melakukan transaksi ke ritel modern (swalayan),” ujar Imelda, Minggu (13/8).

Imelda menduga, penurunan ini bisa diakibatkan perubahan model belanja masyarakat yang dulunya langsung ke store tetapi saat ini melalui online.

“Secara signifikan sih rata-rata banyak lari ke online saja. Tapi masih banyak yang melakukan transaksi secara langsung karena ingin membuktikan bahannya,” terangnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel, Nursam Salam mengatakan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Sulsel pada triwulan II 2017 mencapai 112,27 persen lebih meningkat dibanding triwulan I yang hanya 101.02 persen.

banner 468x60)

Posting Terkait