Akhirnya…!!! Tidak Perlu Ke Makassar Lagi, Sekarang Sulbar Punya Alat Tes Covid-19

16 views

Mamuju, Potretrakyat.com;– Sulawesi Barat, akhirnya miliki alat test virus corona atau Covid-19. Alat tersebut didatangkan dari Amerika Serikat. Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Muh Alif Satria, mengatakan, alat tersebut menggunakan teknik tes cepat molekuler atau mesin TCM. Dikatakan, alat bisa mendeteksi virus SARcov2 penyebab Covid-19 dengan menggunakan catdrige.

“Mesin TCM ini juga menggunakan proses PCR, perbedaanya real time PCR dan TCM PCR itu hanya prosesnya. Kalau real time PCR ada proses manual, kalau ini langsung masuk ke dalam catdrige, hasil bisa diketahui dalam 45 menit,” kata dr. Alif kepada wartawan usai penyerahan ambulance di gedung PKK Sulbar. Jumat, (8/5/2020).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya tengah melatih sejumlah tenaga medis ahli agar alat tersebut segera bisa dimanfaatkan untuk mempercepat penangana Covid-19 di Sulbar.

“Sekarang yang dilatih di Dinas Kesehatan ada empat orang dan ada juga di labkesda yang dilatih,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dalam satu hari, alat ini bisa menguji maksimal 50 sampel pasien.

Kata dia, TCM saat ini sudah ada hampir diseluruh rumah sakit di Indonesia. Namun Kemenkes mengeluarkan kebijakan bahwa TCM yang digunakan untuk tuberculosis (TBC) selama ini sebagian bisa dirubah menjadi pemeriksaan Covid-19 dengan alat pendukung yang ada.

“Semua perangkat yang dipersyaratkan Kemenkes sudah kita penuhi, tinggal SDM kita latih,”ujarnya.

Ia berharap dengan adanya alat tersebut, ruang-ruang isolasi akan semakin berkurang pasiennya karena begitu diperiksa dan diketahui negatif langsung keluar dari rumah sakit.“Jadi tidak perlu lagi ke BBLK ke Makassar. Yang penting support catdrige dari Kementerian Kesehatan lancar, karena kebutulan Sulbar masuk prioritas,” tuturnya.

Sekedar untuk diketahui belakangan Kementerian Kesehatan mengemukakan mesin CTM ternyata dapat digunakan menguji Covid-19 dengan menambahkan catridge yang saat ini sudah didatangkan ke Indonesia.

“Ini bagian dari upaya kita meningkatkan jumlah pemeriksaan yang lebih banyak, lebih masif, dan kemudian nantinya akan dilaksanakan dengan pelaksanaan isolasi yang lebih ketat,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, dalam siaran langsung kanal YouTube BNPB Indonesia. Senin, (4/5/2020).

Dia mengatakan, ada 1.500 catridge Corona untuk alat TCM TBC yang sudah datang di Indonesia. Rencananya, Indonesia akan mendatangkan 172 ribu cartridge pada tahap pertama.

“Ini sudah kita distribusikan untuk memperpendek waktu tunggu pemeriksaan spesimen, di antaranya kita kirimkan ke Sukabumi, Banyumas, Kediri, Lumajang, Palangkaraya, Balikpapan, Kendari, Sumbawa, Mimika, Merauka, Yapen, Sorong, Ternate, Tarakan, dan Nunukan,” kata dia.

Harapannya, waktu tunggu pemeriksaan spesimen Corona bisa lebih singkat. Sebagaimana diketahui, gara-gara krisis reagen untuk mesin PCR tes Corona, pemeriksaan spesimen di laboratorium-laboratorium di Indonesia mengalami antrian panjang.// **Judistira.

 

 

 

ADVERTORIAL

banner 468x60)

Posting Terkait