APBD Defisit, HMI Majene Minta OPD kerja Maksimal

161 views

MAJENE, POTRETRAKYAT.COM; –Akibat dari terjadinya defisit pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Majene pada tahun 2017 kali ini, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene menggelar aksi unjuk rasa.

Dalam aksi unjuk rasa yang digelar pada hari sabtu,(2/12/2017) yang dimulai dari bundaran pusat kota Majene sampai ke kantor Bupati Majene ini sempat terjadi perdebatan dengan pihak kepolisian yang menilai bahwa mahasiswa telah menutup jalan dan mengganggu aktifitas pengendara yang melintas, namun mahasiswa bersikeras hanya menggunakan sebagian jalan saja.

Aksi unjuk rasa HMI ini menuntut agar pemerintah kabupaten Majene dapat menjelaskan penyebab defisit anggaran yang mencapai 30 Miliar rupiah. HMI menuding jika pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak bekerja serius sehingga mengakibatkan target pendapatan daerah tidak tercapai secara maksimal. Salah satunya adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) yang dinilai tidak bekerja maksimal merealisasikan pendapatan asli daerah. Mahasiswa menuntut kepada Bapeda agar bekerja lebih optimal lagi agar mampu mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan sehingga pada tahun 2018 nanti Pemkab. Majene tidak lagi mengalami defisit.

Mahasiswa juga menuding kinerja pegawai Dispenda yang bersentuhan langsung dengan penarikan pajak restoran dan hotel harus dievaluasi karena selama ini pajak dari sektor tersebut tidak pernah terealisasi dengan baik.

Ketua HMI cabang Majene mengatakan bahwa Kepala Badan Pendapatan Daerah selalu mengatakan bahwa target APBD kabupaten Majene untuk PAD sebesar 62 miliar belum maksimal, beliau beralasan baru mengganti pejabat sbelumnya selama 23 hari.

Dalam wawancara dengan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Kepala Bapeda) Majene Anwar Lazim mengatakan; ” Hampir setiap hari kami melakukan pendekatan termasuk dengan objek pajak hasilnya sektor PAD telah naik sangat signifikan yakni mencapai 60%, kami sangat berharap agar waktu kerja yang tinggal satu bulan dapat dimaksimalkan oleh berbagai pihak yang menarik retribusi dan pajak daerah”.// And.*JDP// JM.

Posting Terkait