BNNP Sulbar Ringkus Tersangka Pengedar 250 Gram Narkoba

8 views

Mamuju, Potretrakyat.com; – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi barat(BNNP Sulbar) kembali berhasil ungkap sindikat pengedar Narkoba Lintas Provinsi dimana barang haram tersebut disinyalir berasal dari Malaysia.

Sebanyak 250 gram sabu beserta enam orang tersangka ditangkap dalam pengungkapan kasus tersebut. Hal iini disampaikan oleh kepala BNNP Sulbar Kombespol. Sumirat Dwiyanto dalam konferensi pers yang digelar di kantor BNNP Sulbar, Jln. Yos Sudarso, Kabupaten Mamuju. Senin, (17/8/2020).

Kombes Pol. Sumirat Dwiyanto menguraikan awal mula pengungkapan jaringan peredaran lintas provinsi ini. Bermula pada saat pihak BNNK Polman (Badan Narkotika Nasional Kabupaten Polewali Mandar) melakukan penangkapan dua orang tersangka pelaku peredaran narkoba pada 8 Agustus Ialu di Desa Paku, Kecamatan Binuang.

”Dari dua (2) orang pelaku tersebut didapatkan informasi bahwa Narkoba yang ditemukan itu merupakan pesanan dari tersangka KD melalui perantara SU, KD ini berdomisili di pinrang,” ucapnya.

Berdasarkan informasi tersebut, BNNP Sulbar melakukan penyelidikan Iebih lanjut sehingga berhasil menangkap tersangka SU yang hendak pulang ke Sulbar untuk membawa narkoba.

“SU ditangkap di Pelabuhan Garongkong, Barru, Sulawesi Selatan ketika hendak turun dari kapal yang ditumpangi dari Batu Licin, Kalimatan Utara. Pelaku bersama dua (2) rekannya yang juga menjadi tersangka berinisial TI dan AL,” papar Kombes Pol Sumirat Dwiyanto.

Dari tangan SU didapatkan 250 gram narkotika Jenis sabu yang disembunyikan didalam tempat botol air dimobil yang ditumpanginya. Barang bukti itu dibungkus lakban hitam. Dan setelah dibuka, personil BNNP Sulbar menemukan barang bakti sabu sebanyak Iima paket dengan berat 50 gram setiap saset.

“Jadi bersama pelaku SU ini ada pelaku TI yang berdasarkan pengakuannya sudah beberapa kali menyelundupkan Sabu dari Malaysia melalui jalur tikus. Ini masih sementara kami kembangkan Iebih Ianjut dengan berbagai pihak agar dapat menangkap para pelaku Iain,” tandasnya.

Akibat perbuatannya para tersangka diancam dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 Udang-Undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman mati seumur atau seumur hidup.

Dalam pengungkapan kasus BNNP Sulbar akan menggandeng BNNP Sulsel, Dit.narkoba Polda Sulsel dan Sulbar, Perbankan, Dirjen Bea Cukai, BIN, BPK, dan TNI.

“Dari para pelaku kami juga menyita barang bukti Iain berupa KTP, ATM, pisau, SIM dan STNK kendaraan yang digunakan. Dari kartu ATM ini akan kami Iakukan penelusuran yang akan kami kerjasamakan dengan Pihak Perbankan sehingga akan mangungkap kasus lain seperti Tindak Pidana Pencucian uang. Transaksi keuangan ini akan kami tarik maupun bekukan, Kami berharap dapat memiskinkan para pelaku yang terlibat agar jaringan peredaran narkoba ini dapat dituntaskan,” pungkas Perwira menengah Polri itu.// **Judistira.

banner 468x60)

Posting Terkait