Bupati Mamuju Jenguk Balita Korban Obat Palsu

651 views

MAMUJU,POTRETRAKYAT.COM; –Bupati Mamuju H. Habsi Wahid menjenguk balita korban obat palsu Di Rumah Sakit Umum Daerah Kab. Mamuju Senin, (15/01/2018) salah satu Warga Desa Patidi yang bernama Riski Alif (2 tahun) yang kini menderita Gizi Buruk akibat salah mengkonsumsi obat herbal.

Menurut dr. Suhendra Sp.A yang menangani pasien tersebut;
“Mengenai obat palsu itu bukan kewenangan kami dari dokter, kami hanya menangani pengobatan pasien karena yang lebih berwenang itu adalah Dinas Kesehatan yang mempromosi kesehatan dan Balai POM yang lebih mengetahui mungkin ini hanya kurangnya promosi dilapangan sehingga pemahaman masyarakat kita kurang, baiknya masyarakat yang mau berobat atau menggunakan obat langsung saja ke rumah sakit atau  ke dokter yang lebih tahu soal obat bukan kepada orang tidak jelas, kalau bisa yang menjual obat sembarangan harusnya di tangkap”, Ujarnya.

Menanggapi Hal itu, Bupati Mamuju Himbau agar masalah peredaran obat palsu ini perlu ada edukasi juga kepada masyarakat agar bilamana kita mendapatkan penjualan yang tidak terdaftar ini juga harus segera di antisipasi karena tidak semua yang di jual dengan bebas itu bisa betul – betul bermanfaat untuk kesehatan anak.  Ini sungguh sangat memprihatinkan.
“Saya sampaikan kepada Dinas Kesehatan dan RSUD untuk selalu memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar tidak terjebak dalam kondisi yang seperti itu lagi jadi jangan sampai ada yang memanfaatkan dan dimanfaatkan, tentu ini juga akan menjadi perhatian khusus untuk masyarakat ”.

Selain, Riski Alif (2 tahun) Penderita Gizi Buruk/Obat Palsu Bupati Mamuju juga kunjungi anak asal Keacamatan Kalukku Marwah (5 tahun) penderita gagal ginjal dan Renaldi (5 tahun) warga Desa Dungkait,Kec. Tapalang Barat divonis mengidap kanker darah Leukemia yang kini sudah ditangani dokter dan selanjutnya akan melakukan rujukan meski terkendala persoalan pembiayaan orang tua selama proses perawatannya tetapi untuk menanggulangi itu Pemerintah Daerah Mamuju akan membantu untuk mendapatkan rujukan serta diberikan bantuan yang sesuai dengan kondisi anak.// Rilis Humas Kab.//*JM.

banner 468x60)

Posting Terkait