Ekowisata Di Tapandullu’ Butuh Dukungan Infrastruktur Jalan

227 views

Saat melaunching Ekowista Berkah di Desa Tapandullu’ Kecamatan Simboro, Bupati Mamuju Habsi Wahid dan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar sepakat membenahi infrastruktur jalan menuju desa tersebut, Senin (10/7/17).

Bermula dari penyampaian Direktur Eksekutif Ekowisata Berkah, Jamil Barambangi yang mengeluhkan kondisi jalan dari Kelurahan Rangas hingga Desa Tapandullu’ yang masih barbatu.

“Yang paling kami rasakan adalah jalanan, saya kira ini semua harapan masyarakat Tapandullu’, dengan kondisi jalan yang memadai ini juga akan mengundang lebih banyak wisatawan, semoga bapak Gubernur dan Bupati bisa bekerja sama mengatasi ini,” harapnya.

Menanggapi itu, saat sambutan, Habsi Wahid mengajak Gubernur Sulbar untuk bersama-sama membenahi infrastruktur jalan tersebut.

Meski  jalur Desa Tapandullu berstatus Jalan Provinsi, namun menurutnya, dapat juga dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten.

Habsi mengatakan, pihaknya telah mengucurkan anggaran 5 milliyar rupiah untuk membuka jalan dari Desa Tapandullu Kecamatan Simboro menuju Desa Lebani Kecamatan Tapalang Barat. Menurutnya pemerintah provinsi dapat membantu perbaikan jalan tersebut agar lebih optimal.

“Insya Allah tahun ini untuk kendaraan roda empat, mulai dari Mamuju ke Tapalang itu sudah bisa kita lewati. Barangkali Bapak Gubernur bisa menfasilitasi untuk pengaspalannya, saya kira ini adalah kewenangan provinsi. Jadi kabupaten yang merintis, kemudian provinsi yang menghaluskan,” urai Habsi.

Lebih lanjut ia berharap, dengan terbangunnya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi tersebut, potensi wisata yang ada di Kecamatan Simboro dapat berkembang pesat. Sebab menurutnya, potensi alam di daerah tersebut sangat mendukung.

Menanggapi itu, dalam sambutan singkatnya, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menyetujui pembenahan infrastruktur jalan tersebut.

Menurutnya, peluang usaha yang paling mudah ialah pengembangan tempat wisata, sementara di Tapandullu tempat wisatanya telah ada, hanya bagaimana mengembangkan objek wista tersebut.

“Usaha yang paling mudah itu adalah tempat wisata, jika ada tempat yang bagus pemandangannya, kita jadikan tempat wisata. Disini tempat wisata telah ada, Provinsi akan tanggung jalannya, agar jadilah tempat wisata yang banyak dikunjnungi masyarakat,” ujar Ali Baal.

Selebihnya, ia berpesan kepada masyarakat agar siap menerima daerahnya sebagi daerah wisata.

Menurutnya, jika daerah wisata, akan banyak orang asing yang berkunjung dan tentu mencari ketenangan, sehingga masyarakat harus memahami, tidak mengganggu pengunjung yang datang, Juga tetap menjaga kebersihan daerahnya. (hn)

Posting Terkait