Innalillahi, Hendak Pergi Salat Jumat, Ayub Tewas Tertimpa Tembok

207 views

JAKARTA,POTRETRAKYAT.COM-Tidak ada yang tahu kapan datangnya kematian. Seperti takdir yang menjemput Ayub Alfarisi, Jumat siang (25/8). Remaja 17 tahun tersebut menghembuskan nafas terakhirnya setelah tertimpa tembok gudang kosong yang mendadak roboh.
Cerita memilukan itu terjadi saat Ayub hendak berangkat menunaikan salat Jumat di Masjid Nur Qodrotillah, di Endrosono V, Surabaya, tak jauh dari rumahnya. Pelajar kelas XI SMA itu pamit ke keluarganya untuk salat, sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat berjalan di Wonosari Lor III, musibah itu terjadi. “Dia berhenti untuk membetulkan sarung. Tembok itu memang sudah rapuh, pas betulkan sarung itu tiba-tiba temboknya ambrol,” cerita Karimun, warga setempat.

Kejadian tersebut berlangsung begitu cepat. Tembok tiba-tiba roboh begitu saja. Tidak ada warga yang sempat memperingatkan Ayub.

Reruntuhan tembok yang berupa batu bata berukuran besar dengan ketebalan sekitar 10 cm, menimbun tubuh Ayub. Ayub meninggal dunia seketika. Posisi tubuhnya seperti orang bersujud.

Evakuasi jenazah Ayub dari reruntuhan itu berlangsung haru. Remaja yang supel itu baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-17, 24 Agustus kemarin. Hingga pukul 14.30, warga masih ada yang melihat reruntuhan tembok tersebut.

Saat ini, beberapa warga tampak melayat di kediaman Ayub, di Jalan Wonosaro Lor KB III/ 35. Jenazah Ayub, hingga berita ini ditulis, masih berada di RSUD dr. Soetomo untuk diautopsi. Keluarganya juga berada di sana.

Kasatgas Linmas Kelurahan Wonokusumo, Semampir Hotib, mengatakan, tembok bangunan tingginta mencapai 7 meter. “Posisi tembok bangunan gudang ini memang rapuh, dan sudah miring. Tertutup pohon jadi tidak terlalu terlihat,” jelasnya.

(did/JPC)

Posting Terkait