Kapolda Bersama Wagub. Sulbar dan Bupati Mamuju Melepas Rombongan Pasukan Operasi Ketupat Siamasei Keliling Kota Mamuju.

10044 views

Mamuju, Potretrakyat.com; – Rabu 06/06/2018, bertempat di Depan Hotel D’Maleo Mamuju, Polda Sulbar melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat tahun 2018.

Kegiatan apel yang dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang dilakukan oleh seluruh Polda yang berkoordinasi dengan semua instansi, OPD dan Forkopimda ada di seluruh Indonesia.
Di Sulbar sendiri, apel gelar pasukan ini dinamakan “Operasi Ketupat SIAMASEI” yang dipimpin langsung oleh  Brigjen. Pol. Baharuddin Djafar selaku Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sulawesi barat.

Operasi Gelar Pasukan yang dilaksanakan tadi pagi, dihadiri Oleh Wakil Gubernur Sulbar Hj.Enny Anggraeni Anwar, Kepala BNNP. Sulbar Brigjen. Pol. Ferry Abraham, Bupati Mamuju, H.Habsi Wahid, Kasrem 142 Tatag Mamuju Letkol Arh.Muh Imran, Kapolres Mamuju AKBP. Muh. Rivai Arvan, DANDIM 1418 Mamuju Letkol. Inf. Jamet Nijo dan Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah(OPD) Mamuju.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulbar membacakan amanat dari Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Muhammad Tito Karnavian.

“Apel gelar pasukan operasi ketupat tersebut adalah  salah satu operasi kepolisian terpusat, Operasi Ketupat Tahun 2018 diselenggarakan secara serentak di seluruh Polda dan jajarannya selama 18 hari mulai tanggal 7 s/d 24 -Juni- 2018. Operasi ini melibatkan sebanyak 173.397 personel pengamanan gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta stakeholders terkait dan elemen masyarakat lainnya”, Ungkap Kapolda sesuai dengan amanat Kapolri.

“Rencana operasi disusun melalui serangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadniya pada tahun 2017 disertai analisa potensi gangguan kamtibmas di tahun 2018. Sehingga pada pelaksanaan operasi tahun ini, setidaknya terdapat 4 potensi kerawanan yang harus diwaspadai bersama, yaitu Kerawanan Ketahanan Pangan, kerawanan Kelancaran keamanan arus mudik dan arus balik, kerawanan Bencana Alam serta pencurian rumah kosong dan begal serta kerawanan gangguan ancaman terorisme”, lebih lanjut amanat Kapolri yang disampaikan oleh Kapolda.

Terkait hal tersebut untuk daerah Sulbar yang diutarakan  pada saat diwawancarai,  Kapolda Sulbar mengatakan bahwa Apel siaga ini  diarahkan secara terpusat dari PANGLIMA dan KAPOLRI untuk melaksanakan apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat untuk seluruh Indonesia. Dan  Sulawesi barat sendiri dalam pelaksanaan operasi ini menurunkan sekitar 6000 personil nya dan akan dibantu dengan kekuatan Pemerintah Provinsi Kabupaten dan Pemerintah Provinsi SULBAR dan akan dilanjutkan hingga nanti untuk persiapan PILKADA .Ujar Kapolda Sulbar.

Dalam kesempatan wawancara dengan awak media, Hj.Enny Anggraeni Anwar juga berpesan kepada seluruh masyarakat yang akan mudik Lebaran.

“Saya kira dengan melihat apel siaga yang dilakukan hari ini, kita tidak akan ragu lagi dengan keamanan dan Insya Allah kita akan dapat menangani segala permasalahan selama libur lebaran ini. Dimana kita tau Negara kita sekarang ini banyak kerawanan-kerawanan, baik dari terorisme maupun kapitalisme. Bagi yang sedang mudik  diharapkan  harus berhati-hati selama waktu mudik karena jalan trans Sulawesi adalah jalan rawan dengan panjangnya hari libur jadi harus menjaga keamanan. Yang tidak terlupakan keamanan dalam rumah tangga kita sendiri, jadi yang meninggalkan rumah  harus menitipkan rumahnya kepada tetangga-tetangganya”, Ungkap Enny.

Diakhir acara Apel siaga, Bersama Bupati Mamuju, Kapolda Sulbar dan Wakil Gubernur SULBAR Melepaskan arak-arakan personil kepolisian untuk keliling kota mamuju.// *JM.

Posting Terkait