Kapolda Sulbar Beri Contoh Toleransi Lewat Kerja Bakti Pembangunan Gereja Di Mamasa

7 views

Mamasa, Potretrakyat.com; – Menjunjung tinggi toleransi dan sangat menghargai perbedaan di wilayah yang kaya akan suku, etnis dan budaya, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar tak pernah sungkan memberikan pelayanan maupun mengunjungi semua elemen yang ada.

Meski Kapolda dikenal dengan agamanya yang kuat, beliau tak pernah memandang remeh siapa saja yang berbeda dengan keyakinannya. Bahkan Kapolda disetiap kesempatan selalu menyambung silaturahmi dengan pihak Gereja, Wihara, Pure dan tempat ibadah lainnya.

Hal ini dilakukan untuk menjaga bingkai persatuan diatas perbedaan memelihara kerukunan umat bergama di Sulawesi Barat (Sulbar_red;) sebagai wilayah yang malaqbi.

Sama seperti kegiatannya kali ini, Kapolda Sulbar bersama Pemerintah Daerah dan Jamaat Gereja GTM Oikumene Lope Kecamatan Mamasa melaksanakan kerja bakti dalam rangka menyambut hari raya natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 2020. Sabtu, (21/12/2019).

 

Nampak Kapolda Sulbar, Bupati Mamasa, Kapolres Mamasa, Karo SDM, Dir Polairud, Dir Lantas, FKUB, seluruh personil Mamasa beserta Jamaat Gereja GTM Oikumene Lope bergotong royong, bahu membahu membangun rahap gereja masyarakat setempat.

“Kebersamaan menunjukkan begitu indahnya perbedaan jika disikapi dengan bajak dan saling menghargai,” tutur Kapolda.

Kapolda Sulbar saat tiba dilokasi kerja bakti disambut hangat oleh masyarakat setempat dengan pengalungan bunga. Pihak gereja bahkan mengucapkan apresiasi dan terimakasih yang setinggi-tingginya Kepada Kapolda Sulbar dan rombongannya yang telah berkunjung bahkan membantu membangun gereja ini melalui kegiatan kerja bakti.

“Kami tidak menyangka Kapolda dan Bupati datang kelokasi yang terpencil ini hanya untuk membantu kegiatan kerja bakti membangun gereja,” tuturnya.

Diakhir kesempatannya, pihak gereja juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah atau Bupati Mamasa atas perhatian terhadap pembangunan di wilayah Lope Kecamatan Mamasa, mulai dari jalan hingga gereja.

Sementara itu, Kapolda Sulbar pada kesempatannya mengatakan saling memperhatikan antara sesama sangatlah penting tanpa harus melihat status sosial dan etnis.

“Disamping itu, perhatian terhadap tempat ibadah harus diprioritaskan agar negeri kita lebih dijaga oleh sang pencipta bukan malah mengabaikan tempat ibadah,” tutur Kapolda.

Selain membantu pembangunan gereja di Mamasa dengan fisik melalui kerja bakti sebagai perhatian dan kepeduliannya, Kapolda juga membantu dengan sedikit dana sebesar Rp. 25.000.000,- dan ditambah Rp. 75.000.000,- oleh Bupati Mamasa digenapkan menjadi Rp. 100.000.000,-.

Kabid. Humas AKBP Hj. Mashura menyebutkan, “Kegiatan ini adalah bukti persatuan kuat masyarakat Sulbar di Mamasa yang dibangun diatas perbedaan. Sementara itu, bantuan yang diberikan adalah bentuk kepedulian dalam membangun tempat ibadah,” tutur Kabid Humas.// Rls. Humas Polda Sulbar// **Judistira.

Posting Terkait