Kunjungi Desa Kurrak, Sudirman Molle Apresiasi Usaha Kopi Yang Dikelola Secara Mandiri

3 views

Polman, Potretrakyat.com; -Dengan menggunakan kendaraan untuk medan berat, Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Balai Pengawasan dan Sertifikasi Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi barat Sudirman Molle, SE., yang didampingi oleh kepala Seksi Pengawasan, Abd. Majid, SP.,  mengunjungi penangkaran benih kopi Arabika dan Robusta sekaligus melihat lansung perkebunan kopi seluas kurang lebih 100 Hektar yang dibina oleh Kepala desa Kurrak Aris, S. Ag yang bekerja sama dengan Amri, S.Ip., pimpinan CV. Bukit Tinggi Utama yang ada di Desa Kurrak, Kabupaten Polewali Mandar. Sabtu, (7/11/2020).

Perkebunan yang berada diketinggian 1000 meter dari permukaan laut dan hanya dapat ditempuh dengan menggunakan motor trail atau mobil 4WD itu, menjadikan perjalanan menujuk lokasi penakaran Kopi itu sebagai salah satu perjalanan yang menantang sekaligus menyenangkan.

Penangkaran benih kopi yang dilakukan oleh CV. Bukit Tinggi Utama bersama kepala Desa dan para petani di desa Kurrak itu telah berlangsung sejak tahun 2017 tanpa campur tangan dari pihak pemerintah daerah, sehinngga perkebunan seluas kurang lebih 100 Ha itu belum pernah disertifikasi oleh Pengawasan Benih Tanaman(PBT) dari Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat. Hal ini dikarenakan bibit yang digunakan adalah bibit khusus yang tidak dijual umum dipasaran (tidak diperjual-belikan) dan dikelolakan secara mandiri oleh CV. Bukit Tinggi Utama bersama dengan kepala Desa dan petani di Desa Kurrak tanpa bantuan pemerintah daerah melalui APBD atau pun APBN.

Dalam kesempatan sambutannya, kepala UPTD Sudirman Molle, SE., menyampaikan apresiasinya kepada kepala desa Kurrak dan CV. Bukit Tinggi Utama yang telah berhasil mengolah lahan kosong menjadi produktif dan bermanfaat bagi masyarakat desa Kurrak.

“Tanaman kopi yang sudah berhasil panen kurang lebih 2000 pohon atau sekitar 1 ton/minggu ini diharapkan dapat terus dibina dengan baik, karena ini adalah sebuah kebanggaan tersendiri bagi kepala kepal Desa Kurrak karena menjadi satu-satunya kepala desa di Provinsi Sulawesi barat ini yang berhasil membina kebun kopi ini,” katanya.

“Menurut saya ini juga adalah sebuah kebanggaan pemerintah Kabupaten Polman dan pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Saya sebagai Kepala UPTD Balai pengawasan dan sertifikasi, Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat sangat mengapresiasi atas keberhasilan yang telah dicapai ini,” lanjut Sudirman.

Menanggapi apresiasi dan pesan yang disampaikan oleh Sudirman Molle selaku kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Dinas Perkebunan Sulbar itu, kepala desa Kurrak Aris, S. Ag menitipkan harapannya kepada pihak pemerintah Provinsi Sulawesi barat agar berkenan memberikan bantuan pengadaan jalan produksi pertanian.

“Kami berharap adanya perhatian daripemerintah daerah ataupun provinsi agar berkenan membantu kami melalui pengadaan jalan tani sepanjang kurang lebih dua kilometer, karena itu adalah satu-satunya jalan utama yang kami gunakan untuk keluar masuk mengakut hasil produksi kopi kami ini,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Sudirman juga menyerahkan rekomendasi kepada pimpinan CV. Bukit Tinggi Utama sebagai sebuah syarat untuk mendapatkan perizinan kelayakan usaha yang ditekuninya.

Dalam kunjungan ke Desa Kurrak, rombongan berkesempatan mengunjungi Rumah produksi Kopi Kurrak sekaligus melihat langsung proses pengelolaan kopi dengan menggunakan mesin  modern dan menggunakan tenaga kerja sebanyak 30 orang yang sebelumnya telah diberikan pelatihan sehingga memiliki keahlian dalam mengolah kopi hingga siap diproduksi masal.// **Judistira.

banner 468x60)

Posting Terkait