Miris…! Dana Banpres Produktif (BPUM) Diduga Disunat Oknum Pejabat Dinas

2 views

Mamuju, Potretrakyat.com; -Presiden Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan melalui Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) berupa Banpres Produktif (BPUM) senilai Rp2,4 juta. Pendaftarannya pun bisa dengan cara online dengan login ke siapbersamakumkm.kemenkopukm.go.id.

Program Banpres Produktif (BPUM) Rp2,4 juta seharusnya berakhir pada bulan September yang lalu. Namun dikarenakan adanya tambahan pagu sebanyak 3 Juta UMKM, maka program ini dilanjutkan hingga bulan Desember 2020. Progam tersebut menyasar 9 juta pelaku UMKM.

Namun sangat miris yang terjadi di Mamuju Sulawesi barat dimana bantuan yang seharusnya diberikan kepada masyarakat yang berhak, justru dimanfaatkan oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab. Pasalnya, bantuan UMKM itu diduga dijadikan alat untuk memperkaya diri sendiri oleh oknum-oknum yang memiliki jabatan di Dinas Koperasi Kabupaten Mamuju.

Berdasarkan penelusuran media ini dan keterangan saksi yang bekerja di dinas Koperasi Kabupaten Mamuju terungkap bahwa ia yang menginput data di Bidang Kopersi sedangkan di Dinas tersebut ada dua bidang yang menangani terkait Banpres Produktif (BPUM) tersebut, yaitu Bidang UKM sebagai penanggung jawab dan koperasi sebagai bidang tambahan.

Adapun data yang dimput berdasarkan Rekomendasi Kepala dinas serta Kepala Bidang yang memerintahkan langsung untuk melakukan Pemotongan angggaran sebesar 25 persen kepada setiap penerima Bantuan.

Saya hanya pengimput pak, itu berdasarkan rekomendasi dari kepala Dinas dan Kepala bbidang, bahkan ada potongan 25 Persen dari dana yang harus diterima oleh pelaku UMKM,” jelasnya saat diwawancarai di Ruang tahanan Reskrim Polresta Mamuju.

Saat dikonfirmasi, Penyidik Pidum Reskrim Polresta Mamuju yang menangani kasus Banpres Produktif (BPUM) Dinas Koperasi Kabupaten Mamuju mengatakan bahwa, untuk kasus tersbut sementara dalam proses penyelidikan Polresta Mamuju.// Rls// The_Man.

banner 468x60)

Posting Terkait