Nofrijal Apresiasi Kinerja BKKbN Sulbar Dalam Meningkatkan Kepesertaan KB Di Sulbar.

122 views

Mamuju, Sorotsulawesi.id; – Sampai dengan tahun 2017, Provinsi Sulawesi Barat Capai 74,5 % kepesertaan KB, Sekretaris Utama (Sestama) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI) Nofrijal mengapresiasi kinerja BKKN Provinsi Sulbar. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Kependudukan dan KB untuk Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang dilaksanakan di Ballroom Hotel D’Maleo Mamuju, Kamis (1/3/2018 ).

Nofrijal mengungkapkan, seiring dengan perkembangan perekonomian Sulbar yang berada tujuh persen diatas perkembangan ekonomi nasional, membuat Sulbar harus menggenjot pengembangan pembangunan keluarga utamanya yang berada di kampung KB yang menjadi program prioritas BKKBN.

“Saya lihat perkembangannya sudah cukup baik, hal ini terlihat dari kepesertaan KB yang sudah 74,5 persen, sisa kita terus meningkatkan hal tersebut sambil kita terus berupaya mengembangkan keluarga yang berkualitas. Adapun tingkat kelahiran atau fertility sebesar 2,7 turun 0,8 poin dari angka sebelumnya. Tinggal dipertahankan atau dapat turunkan lagi hingga level 2,4 poin,” ungkap Nofrijal.

Nofrijal berpesan agar BKKBN Sulbar dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk lebih meningkatkan fungsi kampung KB, untuk mempersiapkan generasi emas menuju bonus demografi yang saat ini sedang dialami indonesia.

Sementara itu, kepala BKKBN Sulbar Andi Rita Maryani mengungkapkan bahwa tema yang diangkat dalam Rakorda KKBPK Sulbar 2018 kali ini ialah, “Penguatan Integrasi Program Lintas sektor di Kampung KB Guna Mempercepat terwujudnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Sulawesi Barat”.

“Saat ini kami telah membentuk kurang lebih 97 kampung KB yang tersebar diseluruh kabupaten di Sulawesi Barat bersama mitra kerja OPD dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas SDM yang dinaunginya,” ungkapnya

Sekretaris Provinsi Sulawesi Barat, Ismail Zainuddin yang hadir serta membuka pelaksanaan Rapat Kaoordinasi Daerah (Rakorda) yang dirangkaikan dengan seminar nasional “Pengasuhan dan Tumbuh Kembang Anak” tersebut berharap, agar program yang telah disusun dapat berjalan dengan baik dan dapat bermanfaat bagi kemajuan daerah.

“Tema dari Rakorda KKBPK sejalan dengan visi-misi Pemprov Sulbar yakni membangun SDM berkualitas, berkepribadian dan berbudaya. Tentu program KKBPK ini mengambil peran strategis didalamnya,” Sebut Ismail.

Dalam kesempatan tersebut, turut pula dilaksanakan penandatangan MoU atau nota kesepahaman antara pihak dinas pengendalian penduduk dan KB di masing-masing kabupaten dan pemprov sulbar dengan pihak BKKBN untuk mendukung program KKBPK yang dijalankan tersebut.

“Hal ini menunjukkan betapa besar harapan kita untuk terus bersama-sama membangun keluarga dan mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas sebagai wujud nyata dari tujuan program KKBPK,” tandas Sekprov Sulbar. // *JM.

Posting Terkait