Padat Karya Ditjen. Perhubungan Laut Berdayakan Potensi Masyarakat

0 views

Mamuju, Potretrakyat.com; -Ditjen. (Direktorat Jenderal) Perhubungan laut berdayakan potensi masyarakat melalui kegiatan padat karya Dalam merenovasi kembali infrastruktur pelabuhan yang rusak akibat gempa beberapa waktu lalu. Selasa, (25/5/2021).

Setelah dihantam gempa pada bulan Januari lalu, sebagian besar sarana prasarana dan infrastruktur yang ada di Mamuju dan Majene mengalami kerusakan. Bahkan ada yang sudah tidak dapat digunakan lagi dengan alasan keamanan, beberapa diantaranya yakni infrastruktur yang berada pada empat kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) atau Syahbandar yang ada di Sulawesi Barat.

Dengan maksud untuk membantu masyarakat kurang mampu yang saat ini kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan di tengah pandemi covid 19, serta pasca bencana gempa bumi yang melanda Sulbar, Ditjen. Perhubungan laut melalui kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas I, memberdayakan potensi masyarakat melalui program Padat Karya yang bekerja sama dengan DPD RI.

Dalam kesempatannya, anggota DPD RI Andri Prayoga Putra singkarru mengatakan, program padat karya ini sangat bermanfaat bagi masyarakat di tengah pandemi dan pasca bencana gempa bumi, dimana masyarakat Sulbar khususnya di Mamuju dan Majene sangat sulit mendapatkan pekerjaan untuk menghidupi kebutuhan keluarganya.

 

“Harapan saya, semoga kedepannya program Padat Karya ataupun program sejenisnya dapat terus ditingkatkan, sehingga dapat lebih membantu perekonomian masyarakat Sulawesi Barat,” ungkap Andri Singkarru.

“Nanti dalam rapat-rapat saya akan terus mengusulkan kepada kementerian-kementerian terkait, agar nantinya lebih diperbanyak program kegiatan seperti ini di Sulawesi barat,” lanjut anggota DPD RI termuda dapil Sulbar itu.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala kantor UPP kelas I Mamuju Mas’ud Bustandi menjelaskan, pelaksanaan Padat Karya ini dilaksanakan secara serentak di empat (4) UPP yang ada di Sulawesi Barat. Dimana dalam kegiatan ini akan melibatkan masyarakat umum dalam pelaksanaannya.

“Target pelaksanaan Padat Karya ini direncanakan akan dilaksanakan selama empat hari kerja,” kata Mas’ud.

Lebih lanjut dikatakannya, “Hari ini kita laksanakan pembukaan secara simbolis, namun untuk pelaksanaan padat karyanya diserahkan sepenuhnya kepada UPP masing-masing”.

Kegiatan padat karya ini akan dilaksanakan di empat titik pelabuhan yang mengalami kerusakan diantaranya, UPP kelas I Mamuju, UPP kelas II Tanjung silopo Polman, kelas III Majene serta, UPP kelas III Belang-belang,” tutup PLT. Kepala Kantor UPP Kelas I Mamuju, Mas’ud Bustandi.

Diketahui, nggaran yang digunakan dalam kegiatan Padat karya ini berasal dari APBN tahun 2021. // **

banner 468x60) banner 468x60) banner 468x60)

Posting Terkait