Pemerintah Kecamatan Kalumpang Bantah 70 Warganya Positif Covid-19 Dan Berencana Pidanakan Pelaku Hoaxnya

37 views

Mamuju, Potretrakyat.com; -Pemerintah Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju membantah informasi yang beredar tentang 70 orang warganya yang positif Covid-19 dan jika menemukan cukup bukti dan valid, maka pihaknya berencana mempidanakan pelaku Hoax tersebut. Hal ini disampaikan langsung oleh Camat Kalumpang, Abram, S.IP., kepada media potretrakyat.com di kediaman pribadinya di Kota Mamuju. Sabtu, (6/6/2020).

“Itu tidak benar…. itu HOAX….!!!.Kkalau kami temukan cukup bukti-bukti valid tentang informasi bohong atau HOAX soal adanya 70 orang warga Kalumpang terpapar atau Positif Covid-19, akan kami pidanakan,” katanya tegas.

“Kondisi kalumpang saat ini dalam keadaan yang normal”, lanjut Abram.

Lebih jauh, ia menjelaskan asal mula hingga terjadinya Hoax tersebut. Bermula dari informasi yang adanya seorang personil Polsek Kalumpang yang dinyatakan Positif Covid-19 dan telah melakukan interaksi dengan beberapa orang di Kecamatan Kalumpang. Namun, sejak informasi tersebut didapat (adanya personil Polsek Kalumpang yang positif covid-19_red;), pihak Tripika Kecamatan dan Pemdes Kalumpang bersama Tim gugus Kecamatan dan Tim relawan Desa Kalumpang langsung melakukan pendataan terhadap orang-orang yang terindikasi melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan (Personil Polsek Kalumpanng yang Positif Covid-19_red;) dari hasil pendataan, ditemuka 5 orang warga yang terindikasi melakukan kontak erat dengan yang bersangkutan.

Setelah melengkapi data yang ada, pemerintah kecamatan Kalumpang langsung melakukan koordinasi dengan pimpinan daerah (Bupati dan Wakil Bupati_red;) dan tim gugus Kabupaten untuk dilakukan rapid test. Setelah dilakukan Rapid Test pada hari pertama kepada Lima(5) orang warga tersebut ditemukan 1 orang warga yang reaktif sedangkan empat lainnya Non reaktif. Keesokan harinya dilanjutkan pendataan dan rapid test kepada 140 orang yang terindikasi melakukan kontak erat dengan warga yang hasil rapid testnya Reaktif dihari sebelumnya.

Dari 140 warga yang di test hasilnya satu (1) orang Reaktif dan 139 orang lainnya dinyatakan Non reaktif. Usai melakukan Rapid test, kedua warga yang hasilnya menunjukan Reaktif, langsung dibawa oleh tim gugus Covid-19 kabupaten Mamuju untuk dilakukan isolasi di RSU. Regional Sulbar hingga hasil swab nya keluar.

Selanjutnya, dari hasil swab kedua warga tersebut, satu orang dengan Inisial IN dinyatakan Positif dan  satu orang lainnya inisial AR dinyatakan negatif yang kemudian dipulangkan ke Desa Kalumpang. Setelah menjalani masa karantina selama 14 hari, hari Jumat, (5/6/2020) IN dinyatakan sembuh oleh Tim Gugus melalui hasil test swab kedua dan ketiga yang menunjukan hasil Negatif.

“Jadi tidak benar 70 orang warga kami yang positif tapi sebenarnya 145 orang warga kami yang telah di rapid test dan hasilnya hanya dua yang Reaktif sedangkan 143 orang lainnya Non reaktif. Dari dua orang yang reaktif itu, hanya satu orang yang Positif dan sekarang sudah sembuh. Hari ini kami bersama kepala Desa, Babinsa, Tim gugus kecamatan dan relawan Desa berencana datang menjemput IN untuk kembali ke Kalumpang  karena dia sudah sembuh,” ungkap Camat Kalumpang.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Kalumpang menyampaikan terima kasih terhadap Tripika Kecamatan bersama Pemerintah desa, Tim gugus kecamatan, relawan desa serta masyarakat kecamatan Kalumpang yang saling mendukung dalam upaya pencegahan serta penanganan penyebaran covid-19 di Kecamatan Kalumpang. Selain itu, Abram menyampaikan apresiasinya terhadap Pimpinan daerah (Bupati dan Wakil Bapati_red;) serta tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Mamuju yang dengan sigap merespon laporan yang disampaikan dengan menurunkan tim gugus untuk melakukan tindakan penanganan, sehingga wabah covid-19 tidak sampai menyerang Kecamatan Kalumpang.

“Jadi sekarang Kecamatan Kalumpang sudah kembali kondusif,” tutup Abram, S.IP. // **Judistira.

banner 468x60)

Posting Terkait