Polda Sulbar Gelar Coffee Morning Yang Berbeda dari Biasanya.

173 views

Mamuju, Potretrakyat.com; -Rabu, 28 Februari 2018, kembalu digelar agenda ruti Coffee Morning Polda Sulbar dengan para awak Media dalam menjaga sinergitas guna mewujudkan kondusifitas kamtibmas.

Ada yang berbeda pada pelaksanaan Coffee Morning kali ini, di Aula Mapolda para pimpinan perbankan di Kab. Mamuju dan pihak Pemerintah provinsi turut hadir duduk bersama dalam membahas perkembangan perekonomian di Sulawesi Barat serta situasi kamtibmas daerah.

Terkait kabar gembira yang di sampaikan langsung oleh Presiden RI bapak Joko Widodo tentang perkembangan ekonomi di Sulawesi barat, juga menjadi pembahasan pokok pada kegiatan coffee morning kali ini.
Pertumbuhan ekonomi yang berkembang saat ini, tentu harus dijaga dan ditingkatkan bersama dengan tetap meningkatkan sinergitas dan kepedulian bersama.

Kapolda Sulbar dalam kesempatannya, mengatakan, lewat kegiatan ini kita dapat menjaga serta meningkatkan jalinan tali silaturahim sehingga ada yang bisa kita perbuat untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama utamanya dalam menjaga stabilitas perputaran uang di Sulbar yang lebih singkron sehingga akan membantu pertumbuhan pembangunan.

Lain halnya yang disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Sulbar bapak Dadal Angkoro, beliau sangat mengapresiasi kegiatan rutin kapolda ini, menurutnya kegiatan coffee morning itu lebih terbuka sehingga persoalan yang dihadapi selalu mendapat solusi dan jalan keluar.

“Kami sangat dukung dan mengapresiasi, semoga pertemuan ini bukan hanya sekedar basa basi tetapi dapat memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi”, Tuturnya.
Beliau juga menjelaskan terkait Perkembangan ekonomi saat ini dan inflasi yang manjadi persoalan yang tentunya harus dipahami bersama sehingga dapat diminimalisir akibatnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Sulbar mengharapkan Media dapat memberikan kontribusi dalam membantu, menjaga dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sulawesi barat pada umumnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolda Sulbar, Para Pejabat Utama, Staf ahli gubernur sebagai yang mewakili Pemerintah Provinsi Sulbar, Kepala perwakilan BI dan Pimpinan Perbankan lainnya serta para awak media di Kab. Mamuju.

Kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan dialog dan tanya- jawab oleh para kuli tinta. Beberapa pertanyaan yang sempat ditanyakan, dari persoalan pertumbuhan positif ekonomi Sulbar yang dirasa berbanding terbalik dengan tingkat inflasi yang cukup tinggi di Sulbar, terkait Regulasi Pengelolaan Limbah dari Rumah Sakit yang akan dibangun oleh Polda, soal Kawasan Ekonomi khusus yang belum bisa dilihat atau dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, penambahan KUR diharapkan bisa lebih memberi kemudahan untuk para pelaku usaha, hingga kemudahan dalam pengurusan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kapolda Sulbar mengatakan pengelolaan limbah untuk rumah sakit bhayangkara memang sangat perlu diperhatikan karena dapat merusak lingkungan. Oleh karena itu, sudah ada langkah-langkah yang kami ambil dalam menangani limba yang ada.

Sementara itu, Pihak BI menjelaskan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi barat memang meningkatkan namun inflasi tetap mengiringi perkembangan yang ada. Hal-hal yang menyebabkan inflasi ekonomi salah satunya karena karena tingginya permintaan daripada suplai barang sehingga mengakibatkan terganggunya stabilitas harga yang kadang turun naik. Belum lagi faktor-faktor lainnya yang mempengaruhi seperti meningkatnya harga sembako, ikan, naiknya harga listrik bahkan kenaikan BBM. Kendatipun demikian tetap ada cara-cara untuk meminimalisir inflasi tersebut tentunya melalui sinergitas yang baik.

Terkait KUR, pihak BRI menjelaskan bahwa “Terkadang ada mindset masyarakat mengatakan KUR adalah bantuan semata dari pemerintah sehingga terkada mereka membayarnya pun malas, padahal anggaran dari pemerintah tersebut tetap harus dikelola dan tetap ada sistem gantinya”.

Dipenghujung kegiatan coffee Morning, Kapolda Sulbar beserta Kepala Perwakilan BI dan Perwakilan Pemprov. Sulbar menyerahkan secara simbolis jaket rompi untuk jurnalis kepada tiga orang perwakilan Media yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Judistira selaku yang mewakili media elektronik, Nurhadi selaku yang mewakili media cetak serta Muh.Basri selaku yang mewakili Media Online. // JM.

banner 468x60)

Posting Terkait