Polisi Aktif Dan Mantan TNI Kolaborasi Pasarkan Sabu

7 views

Mamuju, Potretrakyat.com;Tiga penyalahguna narkotika jenis sabu berhasil diringkus Subdit. Ditresnarkoba Polda Sulbar. Dua diantaranya merupakan aparat kepolisian aktif dan mantan anggota TNI yang dipecat.

Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol. Baharuddin Djafar hari ini merilis tiga orang tersangka penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Bertempat di Aula Ditresnarkoba Polda Sulbar, jalan Aiptu Nurman, Kalubibing I, Kota Mamuju, Kapolda Sulbar Brigjen. Pol. Baharuddin Djafar didampingi Karo Ops. Kombes pol. Muh. Subchan dan Wadirres. Narkoba Polda Sulbar AKBP. Alberth merilis penangkapan para tersangka tersebut. Selasa, (21/1/2020).

Hebatnya lagi, dua dari tiga tersangka adalah Mantan Angota TNI yang kabarnya telah dipecat sejak tahun 2017 dan Oknum Polri yang masih aktif berpangkat Bripda serta satu lainnya bekerja sebagai sopir.

Dalam penjelasannya Kapolda Sulbar menyebutkan, dalam kasus ini para tersangka mempunyai peran masing-masing. YD berperan mengendalikan pembelian, pengantaran dan penjualan sabu. Sedangkan tersangka AS berperan memberikan modal pembelian sabu serta membagi keuntungan hasil penjualan sabu serta tersangka AG sebagai kurir yang mengantarkan paket sabu dari Kecamatan Tinambung Polman menuju Kabupaten Mamuju.

Ketiga tersangka akan di jerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

”Terhadap barang bukti sabu yang ditemukan serta urine dari tersangka, setelah dilakukan pemeriksaan di laboratorium forensik Polri cabang Makassar dan seluruhnya dinyatakan positif mengandung amfetamine atau methafetamine (Sabu)”, ujar Kapolda Sulbar.

Para tersangka sebelumnya ditangkap oleh anggota Subdit. Ditresnarkoba Polda Sulbar pada tanggal 12 januari 2020 dan saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan untuk mencari pelaku lainnya yang masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Adapun barang bukti yang disita dari tangan ketiga tersangka berupa enam belas sachet sabu, satu unit mobil yang dipakai untuk melancarkan aksinya dan sejumlah Handphone berbagai merk, sebagai alat komunikasi para tersangka untuk melakukan transaksi narkoba.// Rg.// **Judistira.

Posting Terkait