Program Marasa Perlu Pengawalan Khusus?

8 views

Mamuju, Potretrakyat.com; -Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Hatta Kainang mengatakan, bahwa tahun 2020 mendatang Pemerintah Provinsi akan kembali menggelontorkan anggaran yang nilainya mencapai puluhan milyar rupiah, ke tingkat pemerintah Kabupaten dan Desa.

Menurut Hatta Kainang, gelontoran anggaran yang bersumber dari dana belanja bantuan keuangan daerah untuk Kabupaten dan Desa, yang dijabarkan dalam progam Marasa, jumlahnya sekitar 73 Miliar Rupiah.

“Ini juga saya minta teman – teman di LSM, ya mungkin bisa dipantau itu program Marasa, karena tahun depan itu sekitar 70 miliar akan digelontorkan,” ucap Hatta Kainang, diacara Uji Publik RAPBD Tahun 2020, di Warkop Kanneq Mamuju. Sabtu, (02/11/2019).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat itu juga menambahkan, bahwa dari 73 Miliar tersebut, rencananya masing-masing desa akan mendapatkan suplai anggaran sebesar 300 hingga 400 Juta Rupiah

“73 miliar dan tiap dapat sekitar 300 sampai 400 Juta. Program Marasa, dia kayak bangun Mandar, tapi diganti namanya menjadi Marasa,” ungkapnya.

Politisi partai NasDem itu juga menuturkan, bahwa alasan utama sehingga program Marasa perlu dilakukan pengawalan khusus, karena ia menilai Pemerintah Desa saat ini belum mampu mengelola anggaran, khususnya dana desa.

“Ini perlu pengawalan, karena bagi kami dana Desa pun mereka tidak mampu urus juga, dikasih lagi uang, ini barangkali perlu pengawalan khusus,” tutupnya.// (**)

Posting Terkait