Ranperda Tentang Pengakuan Masyarakat Hukum Adat Jadi Perhatian Wakil Bupati Mamuju

10 views

Mamuju, Potretrakyat.com; -Melalui seminar dan Lokakarya (Semiloka_red;) mendorong percepatan Perda (Peraturan Daerah_red;) Pengakuan Masyarakat Hukum Adat yang digagas oleh Konsorsium Perhutanan Sosial Perkumpulan Bantaya, Perkumpulan Paham, pada Kamis, (09/01/2020) mendapat perhatian dari Wakil Bupati Mamuju Irwan SP. Pababari.

Pada kesembatan tersebut dirinya mengharapkan adanya manfaat yang didapatkan bukan hanya untuk para peserta Semiloka tetapi juga untuk generasi penerus.

“Tentunya selaku Pemerintah Daerah, mengharapkan seminar yang berlangsung akan memberikan manfaat bukan hanya bagi yang hadir hari ini, tetapi bermanfaat untuk generasi anak cucu kita di masa-masa mendatang, bermanfaat untuk Indonesia, bermanfaat untuk Sulawesi Barat, bermanfaat untuk Mamuju tentunya”, kata Wakil Bupati Mamuju, Irwan SP. Pababari.

Pada Semiloka tersebut, selain Wakil Bupati Mamuju selaku pembicara, materi lain disampaikan oleh Sukri Tamma selaku tenaga ahli, dengan menyampaikan materi tentang memahami pengakuan terhadap masyarakat adat dalam kerangka eksistensi Negara.

Sukri Tamma mengungkapkan, Peraturan Daerah dibuat bukan untuk membuat suatu Negara dalam Negara akan tetapi membuat pengakuan Negara dalam suatu kerangka Negara.

Pada kesempatan tersebut juga, Wakil Bupati Mamuju menerima secara langsung draft Naskah Akademik dan Ranperda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat yang merupakan usulan Konsorsium Perhutanan Sosial dan Komunitas Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Mamuju. // Rls. Humaskab. Mamuju// **Judistira.

Posting Terkait