Rumahnya Hancur Tertimpa Pohon Tumbang, Abdullah Hidup Sebatang kara Dan Mengarapkan Bantuan Pemerintah

238 views

Mamuju, Potretrakyat.com; –Rumah hancur tertimpa pohon tumbang, Abdullah hidup Sebatang Kara di tenda. Abdullah mengharapkan uluran tangan pemerintah untuk membantu membangun kembali rumahnya.

Sudah Tiga bulan berlalu sejak rumahnya hancur tertimpa pohon, Abdullah warga desa Taludu Dusun Tebong tua tinggal Sebatang Kara di tenda miliknya, ditinggal pergi oleh istri dan anaknya yang tidak mau tinggal dengan keadaan seperti saat ini.

Saat ditemui oleh media Potretrakyat.com di tendanya, Abdullah pun mengisahkan awal mula kejadian yang menimpanya.Beberapa hari setelah kejadian Pohon tumbang dan menimpa rumahnya itu, Abdullah sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak pemerintah Desa setempat dan pemerintah Desa pun sudah melakukan peninjauan ke lokasi rumahnya. Namun sayangnya hingga saat ini belum ada realisasi dari pihak pemerintah untuk membantu membangun kembali rumahnya.

Didepan wartawan kami, Abdullah menyampaikan harapannya kepada pihak Pemerintah untuk dapat membantu membangun rumahnya kembali.

“(dalam dialek daerah_red;) Harapan saya, mohon dibantu pemerintah supaya bisa dibangun kembali rumah saya. Kalau ditunggu penghasilanku, tidak ku tau kapan baru bisa dibangun, mungkin lima tahun, sepuluh tahun atau mngkin tidak pernah lagi”, keluh Abdullah.

Judin, Seorang warga yang juga keluarga Abdullah membenarkan kejadian yang menimpa saudaranya itu. Juddin mengaku beberapa hari setelah kejadian, pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah Desa dan pihak pemerintah Desa Taludu pun sudah pernah mendatangi lokasi milik Abdullah, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya.

“(dalam dialek Daerah_red;) Iya Sudah, keluarga sudah melapor ke pemerintah Desa, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya. Sa kurang tau juga apa masalahnya sampe belum di tindak lanjuti,” ungkap Juddin.

Peristiwa runtuhnya pohon yang menghancurkan rumahnya itu, ternyata juga hampir ikut merenggut nyawa Abdullah beserta istri dan anaknya. Pasalnya saat kejadian Abdullah dan keluarga berada dalam rumah, beruntung saat mendengar suara patahan pohon, ia bersama keluarga langsung berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Akibat kejadian tersebut, dirinya sempat mengalami luka ringan di bagian tangannya karena tertimpa dahan pohon saat berlari keluar menyelamatkan anaknya. Sedangkan istri dan anaknya tidak mengalami cedera sedikitpun.// JUDISTIRA.

Posting Terkait