Sepuluh Pelaku Curanmor Dibekuk

220 views

POTRETRAKYAT.COM-Kepolisian Resort Blora berhasil membekuk sepuluh pelaku pencurian kendaraan sepeda motor (Curanmor) berikut dengan barang buktinya. Mereka dibekuk selama kurun operasi Kejahatan Kendaraan (Jaran Candi) tahun 2017 ini.

Kapolres Blora AKBP Saptono mengungkapkan, Operasi Jaran Candi memang difokuskan untuk mengungkap, menangkap dan melakukan pengejaran terhadap pelaku curanmor di wilayahnya.“Semuanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan masih dalam proses penyelidikan. Operasi ini dilaksanakan dari tanggal 27 Juli hingga 15 Agustus 2017 lalu,” ungkapannya saat gelar perkara kemarin.

Menurut Kapolres, dari hasil pengakuan para tersangka, mereka menggasak kendaraan dengan cara merusak kunci kontak dengan peralatan kunci palsu atau kunci T. “Para pelaku merusak kunci motor dengan menggunakan besi segi enam yang dipipihkan ujungnya dengan dibantu satu kunci pas 8 untuk memperkuat pegangan, cara kerjanya tidak jauh beda dengan kunci leter T yaitu membuka kunci kontak secara paksa,” terangnya.

Sementara tindak kejahatan yang mereka lakukan didasari atas himpitan ekonomi, dan ada juga yang terlilit hutang. “Setelah berhasil mencuri motor, akan langsung dijual untuk menutupi biaya hidup,” katanya.

Kapolres mengimbau pada bagi masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor. Setidaknya dengan memiliki kunci pengaman tambahan bagi motor, serta tidak parkir sebarangan.

Kasat Reskrim AKP Dwi Hery Utomo menambahkan, untuk menggasak kendaraan yang diintai, pelaku hanya membutuhkan waktu kurang dari satu menit untuk bisa membobol kendaraan yang dikehendaki.

“Dengan menggunakan kunci mirip dengan kunci T ini, mereka sangat mudah membuka kunci kendaraannya,” tegasnya.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku mengincar tempat parkir, di dalam rumah, garasi, dan tepi jalan. Untuk itu, pihaknya berharap warga berhati-hati dan selalu waspada. Untuk mencegah dan mengantisipasi maraknya kasus pencurian, pihaknya terus meningkatkan patrol baik di tingkat polres hingga polsek.

Sementara para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 sampai 15 tahun penjara. Pihak mempersilahkan bagi warga yang merasa kehilangan kendaraannya bisa datang langsung ke polres untuk mengecek dan mengambil kendaraannya masing-masing tanpa dipungut biaya sepeser pun.”Cukup membawa tanda bukti kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB),” imbuhnya.

(ks/sub/ali/top/JPR)

banner 468x60)

Posting Terkait