“Sosialisasi KIE Penyiapan Generasi Emas Sesuai Dengan Kearifan Lokal” Oleh BKKbN Perwakilan Sulbar

139 views

Mamuju, Potretrakyat.com; –Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional (BKKbN_red;) Menggelar Kegiatan Sosialisasi KIE Penyiapan Generasi Emas Sesuai Dengan Kearifan Lokal Tingkat Provinsi Sulawesi Barat bertempat di Hotel D’ Maleo Mamuju, pada Kamis, (13/09/2018).

Dalam rangka menyiapkan bangkitnya generasi emas Indonesia diperlukan pembangunan pengasuhan dalam perspektif masa depan, yaitu mewujudkan masyarakat Indonesia yang berkualitas, maju, mandiri, dan modern, serta meningkatkan harkat dan martabat bangsa. Keberhasilan dalam membangun kualitas pengasuhan dari dalam keluarga akan memberikan kontribusi besar pada pencapaian tujuan pembangunan nasional secara keseluruhan.

Dengan tujuan untuk mensosialisasikan materi dan media local yang dapat dimanfaatkan melalui kegiatan-kegiatan di kelompok Bina Keluarga Balita (BKB_red;) sebagai upaya mempersiapkan para orang tua dalam penyiapan generasi emas, maka Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan “Sosialisasi KIE Penyiapan Generasi Emas Sesuai Dengan Kearifan Lokal”.

Kegiatan sosialisasi yang rencananya akan diselenggarakan selama 3 hari sejak tanggal 12- 14 September 2018 tersebut dibuka langsung oleh Kepala Perwakilan BKKbN Provinsi Sulbar Ibu Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.Pd dan dihadiri oleh Kepala Bidang PP dan KS, bapak Walfaidhin, SE., serta Para peserta kegiatan sosialisasi yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari Kader BKB Desa Stunting, PLKB/PKB serta para kepala seksi Ketahanan Keluarga.

Menurut Andi Ritamariani, Generasi Emas adalah generasi masa depan sebagai Sumber Daya Manusia (SDM_red;), perlu mendapat perhatian serius dalam era globalisasi saat ini karena generasi emas mempunyai peran yang sangat strategis dalam mensukseskan pembanguan nasional.

“Mutu generasi emas akan menjadi modal dasar bagi daya saing bangsa terutama di era masyarakat berpengetahuan”, tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan oleh Andi Rita Mariani bahwa; “Persiapan generasi emas bangsa tidak semata-mata dengan pengasuhan yang tersusun dalam sylabus Pendidikan anak semata, namun lebih dari itu, diperlukan penyesuaian dengan lokasi dimana calon orang tua serta dimana anak akan tumbuh dan berkembang. Oleh sebab itu faktor budaya sangat berperan dalam menanamkan dan mengajarkan norma, mensosialisasikan nilai, dan menanamkan etos di kalangan masyarakat”, Ungkapnya.// *JM.

banner 468x60)

Posting Terkait