Syarifuddin Nilai Peristiwa Hadara Bentuk Buruknya Sistem Pelayanan di RS Sulbar

29 views

Mamuju, Potretrakyat.com; – Salah seorang pasien bernama Siti Hadara, warga Dusun Parundang, Kecamatan Simboro, Mamuju, tertahan di RS Regional Sulbar karena tidak punya biaya membayar tagihan rumah sakit.

Anggota DPRD Provinsi Sulbar Syarifuddin menilai, kasus ini membuat buram wajah provinsi ini. Menurutnya, sistem pelayanan publik di Rumah Sakit tersebut tidak maksimal.

“Pertama yang mengacaukan ini persoalan dari pelayanan rumah sakitnya,” kata Syarifuddin. Kamis, (21/2/2020).

Kata Syarifuddin, bagian pelayanan publik tidak responsif terhadap masalah tersebut. Mestinya, sejak awal ketika seorang pasien masuk, pihak RS sudah melakukan langkah untuk berkoordinasi kepada sejumlah pihak tentang status pasien.

“Jangan nanti diketahui umum seolah-olah rumah sakit menyandra orang sakit.
Nuansanya di luar bagaimana tetap juga rumah sakit yang jelek. Dan sekarang ini Sulbar yang jelek,” ungkapnya.

Syarifuddin juga mempertanyakan kinerja BPJS kesehatan yang dinilai tidak baik dalam pendataan.

“Kenapa sih orang sakit (Sitti Hadara) kok keluar dari anggota BPJS dari sekian anggota keluarga,” ujarnya.

Meski demikian, Syarifuddin berharap peristiwa itu menjadi refleksi bersama untuk memperbaiki sistem pelayanan bagi masyarakat.// *Ilu.

banner 468x60)

Posting Terkait