Tak Mau Tinggal Diam Abdul Halim Bersama Unsur Pimpinan DPRD Sulbar Lainnya Turun Langsung Ke Pelabuhan Passarang, Majene

11 views

Majene, Potretrakyat.com; -Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar melakukan kunjungan kerja di Pelabuhan Passarang, Kabupaten Majene. Jumat, (27/3/2020).

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim, Usman Suhuriah, Abdul Rahim dan Wakil Ketua Komisi II Hatta Kainang, usai memantau situasi perbatasan Sulbar-Sulsel di Polman.

Diketahui, kapal KM. Sanus 93 yang datang di Pelabuhan Passarang Majene dari Kotabaru tujuan Majene dengan jumlah penumpang 207 orang diantaranya dewasa 184 orang, anak-anak 15 orang, dan Bayi 8 orang.

Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul HAlim mengungkapkan keprihatinannya saat melihat langsung keadaan para petugas yang hanya menggunakan APD seadanya dan tidak sesuai standar yang ditentukan.

Ini nantinya APD yang sudah tiba di Sulbar harus segera di distribusi cepat ke semua kabupaten termasuk tim yang bergabung dalam gugus tugas, agar mereka dalam bekerja dilengkapi APD yang standar,” ucap Halim.

“Kita harap pemerintah membentuk tim untuk melakukan pemantauan sejak dini dan diperlukan penjagaan ketat di pintu pelabuhan yang ada di Sulbar,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Abdul Rahim mengatakan kunjungan ke Pelabuhan Passarang Majene dilakukan untuk memastikan agar prosedur yang dijalankan petugas betul-betul sesuai standar.

“Kita apresiasi apa yang dilakukan tim gugus tugas di lapangan karena menjalankan tugasnya sesuai prosedur yang ada dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Rahim.

Ia menambahkan pihaknya juga meminta kepada petugas Pelabuhan untuk menghentikan aktivitas sementara sesuai surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Sulbar.

Sedangkan, Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuriah menuturkan pihaknya sangat mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah yang berkenaan penyelamatan masyarakat dari Covid-19 ini.

“Ini juga menjadi salah satu perhatian, karena teman-teman yang bekerja dilapangan harus mempunyai alat yang standar dan aman. Kalau ada yang tidak menggunakan alat yang standar, APD ini salah satu yang sangat mendesak harus cepat dicarikan solusi,” ujar Usman.// ** Judistira.

Posting Terkait