Terkait Warga Karampuang Pengidap Kanker Ganas, Kapus Bambu Beri Penjelasan Keadaan Pasien

3 views

Mamuju, Potretrakyat.com; -Warga Desa Karampuang Herman (57), pria yang sebeluknya menjadi tulang punggung keluarga dengan menekuni profesi sebagai nelayan yang kini tak berdaya dan hanya bisa duduk di kursi dikarenakan Kanker ganas (Carsinoma Colli) di lehernya telah membesar.

Sejak enam tahun lalu, warga Dusun Karampuang Desa Karampuang, Kabupaten Mamuju itu mulai menderita tumor ganas yang membuat kaki dan tangannya tak lagi bisa digeraka.

Terkait hal tersebut, Kepala Puskesmas Bambu Nuning Kurniati, S.kep. menjelaskan kondisi Pasien yang telah lama menderita Kanker Ganas tersebut.

”Jadi pasien ini atas nama pak Herman umur 57 tahun, dia adalah pasien di wilayah kerja Puskesmas Bambu tepatnya Desa karampuang, saat ini pasien dirawat dirumah setelah dirujuk ke RSUD kabupaten beberapa waktu yang lalu, namun karena penyakit yang dialami oleh yang bersangkutan tidak memungkinkan untuk ditangani di RSUD, maka kami konfirmasi dengab Dokter bedah di RS diagnosa pasien ini Carsinoma colli sehingga penanganannya harus lebih spesifik karena pasca oprasi pasien dianjurkan untuk kemoterapi,” Terang Nuning, Rabu 28/10/2020.

Sebelumnya, Herman sempat di rujuk di Makassar pada Tahun 2018 lalu, namun terkendala Biaya sehingga Pasien kembali di pulangkan ke Mamuju.

”Pasien ini sdh pernah di rujuk ke Makassar Tahun 2018 lalu, namun terkendala biaya hidup dan lain-lain maka pasien pun kembali pulang ke mamuju, dan pasien ini sudah terdaftar sebagai anggota JKN sehingga biaya RS dan lain-lain itu gratis, tapi ya itu tadi sekali lagi terbentur masalah biaya di luar Rumah Sakit,” Tambahnya.

” Saat ini kondisi pasien di Rumah dibantu dengan Oksigen dibawah pengawasan Petugas kami dikarampuang karena seringkali pasien mengalami sesak karena penyakitnya, dan kami anjurkan ke RS untuk dirawat tetapi keluarga pasien sudah tidak mau lagi dengan alasan kondisi pasien sdh semakin lemah. Jadi tidak benar jika ada opini dari luar bahwa pasien ini tidak pernah tersentuh oleh layanan kesehatan,” Tutup Nuning Kurniati dengan Tegas.// Rls// **The_Man.

banner 468x60)

Posting Terkait