Waduh…! Kadis Perdagangan Mamuju Dipaksa Tanda-tangan Surat Pengunduran Diri?

4 views

Mamuju, Potretrakyat.com; -Tanpa alasan yang jelas kepala dinas Perdagangan kabupaten Mamuju di minta mengundurkan diri dari jabatannya oleh salah satu oknum pejabat tinggi daerah kabupaten Mamuju. Kamis, (23/4/2021).

Saat ditemui dikediamannya di Jalan Tuna, kelurahan Binanga, kecamatan Mamuju, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju Hj. Imelda Pababari mengungkapkan dirinya tidak mengetahui bahwa ada surat pengunduran dirinya, karena dia tidak pernah membuat surat pengunduran diri apapun bentuknya.

“Saya heran kenapa ada surat pengunduran diri saya di bawakan kerumah untuk saya tanda tangani, padahal saya merasa tidak pernah membuat surat pengunduran diri tersebut. Yang anehnya lagi, oknum satpol PP Inisial NR yang membawa surat itu mengatakan bahwa dirinya hanya di suruh, dan saat ditanyakan siapa orang yang menyuruh membawa surat itu, satpol. PP itu enggan menyebutkan nama orang yang menyuruhnya dengan berkata, bahwa dirinya hanya di suruh saja,” Ucap Hj. Imelda.

“Saya belum pernah membuat surat pengunduran diri, karena saya sampai saat ini masih menjabat dan masih menjalankan tugas tanggung jawab sebagai kepala dinas perdagangan Kabupaten Mamuju,” ungkapnya kepada media.

Imelda menuturkan bahwa pada saat surat pengunduran diri itu di bawa oleh NR, dirinya tidak berada dirumah dan hanya ditemui oleh suami dan anaknya yang kemudian menyuruh NR untuk kembali dengan membawa surat tersebut karena dianggap tidak memenuhi prosedur.

“Waktu surat itu dibawa kerumah, saya lagi ada urusan diluar rumah jadi yang terima surat itu, suami dan anak saya. Kemudian suami saya menyuruh NR untuk kembali membawa surat itu karena tidak sesuai prosedur kepegawaian yang sehaursnya,” urai kepala dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju itu.

Selaku kepala dinas Perdagangan kabupaten Mamuju aktif yang masih menjalankan kewajibannya, Hj. Imelda Pababari menilai bahwa kejadian tersebut adalah sesuatu yang tidak sesuai prosedur dan seakan-akan dipaksakan oleh pihak yang tidak nyaman atau tidak menginginkan dirinya pada posisinya saat ini, sehingga berupaya keras untuk mengganti posisinya.

“Saya menilai permasalahan ini tidak sesuai dengan perosedur, seolah-olah di paksakan karena mungkin… Mungkin yaa…. ada yang tidak suka atau tidak nyaman dengan posisi yang saya tempati saat ini, sehingga mereka berusaha keras dengan berbagai cara agar saya melepaskan jabatan saya tanpa harus melanggar aturan yang berlaku dan diganti dengan orang lain dari kalangan mereka sendiri,” urai Hj. Imelda Pababari dengan nada tenang dan sabar.

Lebih lanjut dikatakannya, “Seharusnya surat pengunduran diri itu tidak di buatkan oleh orang lain tetapi dibuat sendiri oleh yang bersangkutan”.

Ia juga mengakui bahwa saat ini dirinya memang telah melakukan proses pindah tugas namun dalam menjalani proses tersebut dirinya tetap menjalankan tugasnya sebagai kepala dinas Perdagangan kabupaten Mamuju.

“Tidak perlu repot-repot paksa saya untuk tanda-tangan surat pengunduran diri, karena saya tinggal menunggu SK sebentar lagi datang kok…,” tutup Kepala Dinas Perdagangan kabupaten Mamuju Hj. Imelda Pababari.// **

banner 468x60) banner 468x60) banner 468x60)

Posting Terkait