Waduh, Pendidikan SMA di Purwakarta Sudah Tidak Gratis Lagi

169 views

PUWAKARTA,POTRETRAKYAT.COM-Puluhan pelajar SMA negeri di Purwakarta sudah harus bayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) setiap setiap bulannya mulai tahun ajaran baru saat ini.

Kondisi itu setelah peralihan kewenangan pengelolaan pendidikan SMA dari pemerintah daerah kabupaten dan kota ke pemerintah provinsi. Seperti dialami Ny Sudarmi (46) warga Jalan Kapten Halim. Sejak Agustus ini, anaknya yang sekolah di SMA Negeri 1 Purwakarta harus membayar SPP.

“SPP nya memang tidak ditetapkan berapa, bahasanya sesanggupnya. Intinya tahun ini sekolah harus bayar per bulan. Itu diputuskan di rapat sekolah yang dihadiri kepala sekolah dan orang tua,” ujar Sudarmi di Purwakarta, Sabtu (26/8/2017).

Hal senada dikatakan orang tua siswa SMA Negeri 1 Campaka. Jajang Komarudin (48).Ia sempat membahas bersama kepala sekolah soal SPP yang dibayarkan per bulan itu dan diputuskan besaran SPP yang harus dibayar per bulan.

“SPP nya dibayar per bulan sebesar Rp 150 ribu. Sudah dibahas dengan pihak sekolah, mau enggak mau ya bayar,” ujarnya lagi.

Ia menyayangkan di tahun ke tiga anaknya sekolah, kebijakan baru yang memberatkan itu diterapkan pemerintah. Padahal dua tahun sebelumnya, sekolah gratis tidak bayar per bulan.

“Kalau tahun sebelumnya enggak ada uang SPP, masih gratis tidak ada bayar bulanan. Makanya sangat disayangkan,” kata dia.

Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Purwanto membenarkan sejumlah SMA negeri sudah memungut uang SPP. Pihaknya juga sudah menerima berbagai laporan.

“Kalau disdik di daerah kan sudah tidak ada lagi wewenang ke SMA negeri. Orang tua sudah banyak laporan, intinya mengeluhkan. Sejauh ini kami baru bisa mengusulkan saja ke Pemprov Jabar agar subsidi pendidikan dikucurkan lebih besar,” ujar Purwanto di kantornya.
Penulis: Angga Nugraha
Editor: Vicky Fadil
Foto: Angga Nugraha

Posting Terkait