Waduh,Satu bahan Kue Ditemukan Mengandung Unsur Berbahaya

853 views

MAMUJU,POTRETRAKYAT.COM–Mengantisipasi peredaran bahan makanan expire dan tidak sesuai yang dipersyaratkan BPOM Wagub Sulbar,Enny Anggraeni Anwar bersama dengan Kepala BPOM Mamuju Netty Nurmuliawaty, melakukan pengecekan masa penggunaan barang dan keamanan kemasan beberapa produk jajanan di Hypermart Maleo Town Square Mamuju, Jumat(08/06/2018)

Di supermarket tersebut, Enny memeriksa berbagai produk makanan-makanan dalam kemasan,makanan kaleng, sayuran, buah-buahan dan beberapa daging-daging segar. Enny juga menghimbau masyarakat muslim agar membeli produk yang berlabel halal.

“Kita periksa masa kadaluarsa beberapa produk, juga memeriksa kaleng-kaleng makanan kalau ada yang penyot. Bahkan, ada beberapa makanan yang kita sita karena tidak bermerek, akan kita periksa dulu. Karena produsennya tidak ada dan kita tidak tau siapa yang bertanggung jawab atas makanan itu,”tutur Enny.

Usai dari Hypermart, Enny melanjutkan melanjutkan pengecekan beberapa takjil atau makanan ringan yang disediakan untuk berbuka puasa di sepanjang jalan Tuna, Mamuju.

Beberapa sampel makanan juga diambil untuk dilakukan tes laboratorium oleh BPOM. Hasilnya, beberapa makanan ringan seperti kerupuk mengandung zat pewarna makanan dan satu macam kerupuk yang positif mengandung boraks.

Dari hasil pemeriksaan dan pengawasan oleh BPOM, untuk Kabupaten Mamuju dan Mateng 90 persen aman dikonsumsi, sementara di Kabupaten Majene dan Polman, BPOM menemukan salah satu makanan yang mengandung unsur berbahaya. (Rls Kominfo Sulbar )

Publish: Sudyrman Dyfa Regina Putry 

Posting Terkait