Waduuuhh..! SDK Terancam Dipolisikan?

8 views

Mamuju, Potretrakyat.com; -Merasa Kliennya telah dilecehkan dan dirugikan, Kuasa hukum Habsi-Irwan melayangkan surat somasi terbuka kepada anggota DPR RI Suardi Duka, atas dugaan pencemaran nama baik dengan menyerang kehormatan pribadi dan dianggap telah merugikan kliennya. Selasa,(27/10/2020).

Akriadi selaku kuasa hukum Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati, Habsi Wahid – Irwan SP. Pababari saat melakukan koferensi pers mengatakan, dalam video yang beredar Suhardi Duka, memberikan orasi beberapa kali mengarahkan dukungan dengan mengatakan ‘Ganti Bupati’ dan juga mengatakan Habsi Wahid ‘Kambi’ (artinya Pelit, dalam bahasa Mamuju_red;) dihadapan Masyarakat desa Leling, kecamatan Tommo saat dirinya melakukan Reses sebagai anggota DPR RI.

“Dalam sambutan Suhardi Duka juga mengatakan, bahwa dirinyalah yang menjadikan Habsi Wahid sebagai bupati. Hal itu tidak benar, karena yang mengangkat kliennya kami menjadi bupati adalah masyarakat kabupaten Mamuju, dimana seorang kepala daerah dipilih oleh rakyat dan untuk rakyat,” kata Akriadi.

“Hal ini sangat merugikan klien kami dimana dalam UU no. 10 tahun 2016 pasal 71 ayat 1 dijelaskan bahwa pejabat Negara dalam hal ini anggota DPR RI dilarang melaksanakan sebuah kegiatan yang dapat menguntungkan dan atau merugikan salah satu pasangan calon,” tegas Pengacara Muda itu.

Atas alasan tersebut kuasa hukum Habsi-Irwan memberikan waktu 3×24 jam kepada Suhardi Duka untuk meminta maaf kepada kliennya secara terbuka di depan masyarakat Mamuju, khususnya di kecamatan Tommo.

“Jika somasi tersebut tidak diindahkan, maka kami selaku kuasa hukum Habsi-Irwan akan melaporkannya ke pihak kepolisian, karena Suhardi Duka dianggap telah menyerang nama baik dan kehormatan klien kami”, tutup Akriadi.// Rls//**The_Man.

banner 468x60)

Posting Terkait